Saturday, April 28, 2012

Tips Mencari “Uang Jajan” Bagi Mahasiswa


Seorang mahasiswa dituntut untuk mandiri dalam lingkungan studinya. Bagi mahasiswa yang berada jauh dari orang tua (ngekos) dan diberi biaya yang pas-pasan, bisa mengasah kemampuannya sendiri untuk mencari biaya tambahan untuk proses kuliahnya. Berikut adalah tips kegiatan untuk menambah biaya tambahan sekaligus untuk menambah wawasan teman- teman sekalian.

Berjualan : sebagai seorang mahasiswa, berjualan merupakan hal yang bisa dilakukan setiap orang, tergantung bagaimana kita melakukannya, entah itu strategi pemasaran, maupun barang yang kita tawarkan kepada teman- teman kita maupun orang lain sebagai konsumen. Barang yang dijual pun beragam, banyak sekali barang yang bisa kita jual, mulai dari pernak pernik kecil, hobi ataupun berupa jasa. Misalnya yang biasa kita lihat di lingkungan kampus, banyak teman kita yang berjualan pulsa, karena pulsa bisa dibilang merupakan kebutuhan pokok bagi kebanyakan mahasiswa. Walaupun keuntungan setiap sekali pembelian pulsa tidak begitu banyak, akan tetapi jika transaksi penjualan dilakukan secara berulang kali, maka pendapatan yang akan didapatkan pun akan semakin berlipat ganda.

Magang : Tujuan dari magang itu sendiri adalah mencari pengalaman pekerjaan sekaligus mengasah kemampuan kita. Tapi dari situ kita bisa mencari pendapatan yang lumayan dari segi keuangan dan pengalaman. Mendapat banyak koneksi untuk pekerjaan tetap di masa depan bisa kita dapatkan dari magang.

Menjadi asisten lab : menjadi asisten lab tentunya akan sangat bermanfaat bagi proses kuliah kita. Selain dapat mempelajari mata kuliah yg lebih dalam ketika mengajar, kita jg akan mendapatkan uang tambahan yang cukup. Kemudian relasi yang kita jalin bersama kakak tingkat ketika berada di laboratorium, bisa menjadi nilai tambah tersendiri karena dapat mengetahui peluang kerja setelah lulus berdasarkan pengalaman yang diberikan kakak tingkat.

Resseller : kegiatan menjual kembali barang yang baru kita beli. Misalnya kita membeli barang dengan harga Rp. 300.000, kemudian harga pasaran harga tersebut adalah Rp. 400.000. Kita bisa menjualnya kembali dan mendapatkan keuntungan yang cukup lumayan. Dalam waktu yang singkat dan tenaga yang dibutuhkan sedikit, pekerjaan ini cocok ketika sedang ada tren suatu barang.

Pekerjaan part time : disini kita bisa saja mencari pekerjaan yang bukan merupakan  bidang jurusan kita di kampus. Tidak seperti freelance maupun magang. Pekerjaan part time bisa kita ambil menurut keahlian yang tidak cukup sulit. Misalnya menjadi seorang pelayan restoran (waiter) atau menjadi kasir di suatu minimarket. Kemampuan yang digunakan cukup sederhana, akan tetapi biasanya membuat kita terlalu lelah karena waktu yang digunakan untuk bekerja cukup banyak. Untuk itu carilah waktu yang tidak berbenturan dengan waktu kuliah kita.

Menjadi Guru les : menjadi guru les bagi tingkat SD, SMP, SMA  juga merupakan pekerjaan yang cocok untuk seorang mahasiswa karena ilmu yang akan diajarkan sudah kita dapatkan sebelum menjadi seorang mahasiswa. Kita cukup mengikuti bidang pelajaran apa yang akan diajarkan kepada anak didikan kita. Jika tidak sesuai atau tidak menguasai bidang pelajaran yang diinginkan anak didik kita, kita bisa menawarkan bidang pelajaran laiinya yang telah kita kuasai. Dari situ lah kita bisa mengasah ilmu dasar yang telah lama dipelajari dan juga bisa mendapat pendapatan yang cukup lumayan.

Juru fotocopy : menjadi juru fotocopy di kelas juga dapat kita manfaatkan sebagai sumber uang tambahan. Jika misalnya suatu materi yang diberikan dosen akan difotocopy, kita bisa meminta "uang jalan" sesuai dengan keadaan. Misalnya untung dari satu orang hanya Rp. 500,00. Jika yang mengumpulkan sebanyak 40 orang, bisa kita kalikan saja, dan hitung berapa besar keuntungan yang didapat.

Dampak Positif :
  • menambah pengalaman/wawasan
  • menambah koneksi untuk peluang kerja 
  • melatih kemandirian

Dampak Negatif: 
  • Waktu yang digunakan untuk belajar sedikit terganggu
  • kurangnya waktu istirahat
  • jika penguasaan diri kurang, maka akan sedikit berfoya-foya.  

Itulah tadi beberapa tips untuk menambah biaya “uang jajan”, akan tetapi masih banyak lagi kegiatan yang bisa kita manfaatkan, semua bergantung pada kreatifitas kita dalam mengolah suatu ide ataupun hobi yang dilakukan. Penggunaan waktu yang tepat tanpa mengganggu waktu kuliah sangat diharapkan untuk melakukan hal tersebut. Seperti peribahasa “sambil menyelam minum air”, yang berarti ketika kita berkuliah, tidak hanya ilmu saja yang kita dapatkan dari dosen, akan tetapi pengalaman yang berharga sekaligus kemandirian yang kita latih akan kita dapatkan pula untuk bekal masa depan seorang mahasiswa yang berkualitas.

0 komentar:

Post a Comment