Monday, October 3, 2011

Pengalaman Mengenal Internet

Saat itu saya sedang tegang dalam kelas B. Inggris yang dipimpin oleh Bapak guru. Mengapa saya tegang?? Ya, karena topik tugas yang sedang disampaikan beliau merupakan hal yang kurang biasa bagi saya. Tugasnya adalah mengirimkan e-mail kepada salah satu orang yang berada di luar negeri, jadi otomatis isi e-mail nya juga harus “standard internasional” donk (baca:pake b.inggris, namanya juga pelajaran b. inggris). keringat dingin mengucur. Mungkin bagi kita yang hidup pada zaman sekarang, mendengar kata e-mail itu hal yang biasa, bahkan anak kelas 2 SD pun tahu apa itu email, apalagi jejaring sosial facebook yang sedang marak pada saat ini. Kembali ke persoalan saya tadi, begitu mendengar kata e-mail, yang ada di pikiran saya hanyalah internet. Internet... internet... dan internet. Tegang.. tegang... dan tegang... hehe. Saya menjadi tegang, karena sejujurnya saya tidak pernah menggunakan internet sekalipun pada saat itu, apalagi e-mail. Saya mengenal internet dan berbagai macam di dalamnya hanya pada saat teori pelajaran TIK saja. Prakteknya pun belum pernah. Saya berpikir betapa “noraknya” saya, mungkin itu juga berlaku bagi teman-teman sekelas saya yang lainnya pada saat itu, karena ketika melihat tampang mereka, kesannya pun terlihat lebih parah dari saya. Tak ada bedanya. Miris...

INTERNET
Tapi gapapa, walaupun “norak”, ide pasti ada donk... kemudian salah satu teman perempuan saya adalah seorang pemilik akun friendster pada saat itu. Lalu saya mendekatinya (bukan Pedekate...). kemudian saya bertanya apakah dia bisa mengajarkan saya untuk ber-internet skaligus mengirimkan email. “ya”, jawab dia menyutujui. Dia akan mengajarkan saya ketika pulang sekolah di salah satu warnet terdekat (jadi dah ngedate.. hahaha...)

Pelajaran pertama dari teman saya pun dimulai. Dia mengajarkan bahwa klo ber-internet, kita harus masuk ke mozzila firefox. Jadi bagi saya, internet itu identik dengan mozzila firefox (menyedihkan) lalu saya bingung, apa yang harus dilakukan setelah masuk kedalam mozzila?? Lalu teman saya menunjukan bahwa untuk masuk ke dalam email (karena pada saat itu tujuan utamanya adalah mengerjakan tugas), kita harus memasukan alamat emailnya. Saya lalu mulai ingat terhadap yang saya pelajari di teori. Maka tampilah situs Yahoo!. Yihaa...!! saya bangga bisa berinternet (saya kira cuma sampai situ). Lalu sebelum saya menulis email, teman saya menyuruh saya membuat account terlebih dahulu. Kemudian saya membuat account dan melanjutkan untuk menuliskan sebuah email dengan dipandu oleh teman saya ini. Akhirnya, tugas untuk membuat email pun beres, saya meminta teman saya ini untuk memperkenalkan saya kepada jejaring social friendster agar tidak terlihat ketinggalan jaman. Hehehehe...

Hampir sama dengan email, jejaring sosial friendster pun perlu membuat account terlebih dahulu. Sudah ada gambaran dari pengalaman membuat email tadi, saya melakukannya dengan lancar dan mulai “mengoprek-oprek” friendster. Dari pengalaman itu, saya mulai mencoba hal-hal lain lewat internet untuk mengetahui apa saja sih yang dapat dimanfaatkan dari fasilitas ini. Ternyata seiring dengan berkembangnya jaman, internet sudah menjadi kebutuhan sehari-hari yang tidak bisa lepas dari aktivitas kita. Contohnya, saya yang dulu menggunakan internet hanya untuk bermain friendster, sekarang sudah mengerti dan memanfaatkan sebisanya apa yang bisa dilakukan lewat internet, seperti mencari informasi lewat search engine, mengunjungi situs-situs berita yang terjadi di dunia, memantau rekening bank sendiri, dan masih banyak lagi. Jika pada waktu lalu saya harus menggunakan kamus untuk menerjemahkan kata dalam bahasa inggris, sekarang cukup dibantu dengan google translate proses penerjemahan pun terasa lebih praktis. Apalagi sekarang, berinternet tidak lagi harus menggunakan komuter, melainkan melalui handphone/smartphone yang sedang marak sekarang ini. Sehingga dimanapun, kapanpun, dan siapapun dapat menikmati fasilitas ini dengan bebas tetapi tetap dibatasi dengan rasa tanggun jawab.

Banyak pengalaman yang saya dapatkan dari manfaat kebutuhan berinternet, asal kita tahu untuk membedakan manfaat yang positif dan manfaat yang negatif. Dengan begitu, kita dapat mudah mengetahui banyak informasi yang sedang terjadi dalam dunia ini secara tepat dan cepat.
Selamat berinternet.... (hehehe)

1 komentar:

Prime Box Indonesia said...

wah, bagus banget nih tulisannya.tidak dapat dipercaya.hahaha

Post a Comment